Subscribe:

Minggu, 25 Desember 2011

Berpesta Ria di Malam Tahun Baru


Sesungguhnya orang-orang yang berbuat sia-sia itu adalah temannya syaiton. (Q.S. Al-Isra: 27)
Coba sekarang kamu liat kebiasaan orang-orang pada malam tahun baru, langit bagaikan mendidih karena suara jutaan petasan dan kembang api di seluruh penjuru dunia. Berapa banyak uang yang terbuang dengan sia-sia? Dari sepenggalan ayat di atas, sudah jelas bahwa setiap perbuatan mubadzir adalah perbuatan syaiton, salah satunya adalah perayaan tahun baru yang setiap tahun hampir semua manusia merayakannya. Padahal semua itu hanya perbuatan sia-sia. Bukankah di sekitar kita masih banyak orang yang hidupnya sengsara ? Bukankah masih banyak orang yang meminta-minta di jalanan, di pasar, di stasiun, di terminal dan dimana-mana ? Bukankah mereka semua kebanyakan adalah saudara kita sesama muslim ?? Jika demikian seharusnya kita membantu mereka untuk meringankan beban mereka semua, bukan malah berpesta ria dan berfoya-foya di malam pergantian tahun. Kalau kita melakukan itu berarti kita bersenang-senang di atas penderitaan orang lain dan tidak peduli dengan saudara-saudara kita yg masih hidup dalam kesesahan. padahal alangkah indahnya jika kita memiliki kelebihan/kecukupan harta dan diberikan kepada saudara-saudara kita yg kekurangan.
Selain itu, biasanya pada malam pergantian tahun berjuta-juta manusia melakukan dosa-dosa dan kemaksiatan, baik di perkotaan , maupun di pedesaan. Pada malam itu para syaiton bersorak sorai melihat tingkah laku manusia yg melakukan berbagai kemaksiatan di malam tahun baru tersebut.
Pasangan muda-mudi, anak-anak, danorang dewasa serempak bersama-sama merayakan malam pergantian tahun di berbagai tempat baik di lapangan, mall, dan di tempat hiburan lainnya. Padahal kita ketahui bahwa bercampur baur antara laki-laki dan perempuan yg bukan mahromnya di satu tempat adalah hal yang dilarang Allah dan Rassull-Nya.
Perlu di ketahui bersama, bahwa pada malam tersebut banyak manusia yg meninggalkan berbagai macam kebaikan demi merayakan pergantian tahun. Shalat Tahajjud, tadarus Al-Quran mereka tinggalkan.
Ingat pada malam tersebut Allah mengutus para malaikat-Nya untuk melihat segala apa yg dilakukan oleh manusia di dunia saat itu. Beruntunglah para hamba yg pada malam itu melakukan ketaatan kepada Allah dengan melaksanakan shalat Tahajjud dan berdzikir kepada Allah saat itu.
Kita tau bahwa merayakan malam pergantian tahun adalah budaya orang-orang kafir. "Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk kepada golongan kaum mereka". (HR. Bukhari)

0 komentar:

Posting Komentar